Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Sahabat-sahabatku para penutur cerita, pada hari kiamat kelak, akan dihadapkan kepada Allah sekelompok manusia dari kalangan ummat ini. mereka adalah kelompok para Alim Ulama, Ahli sedekah, Qori/pembaca Alquran, Syuhada.maka satu persatu mereka akan ditanya oleh-Nya tentang nikmat dan kedudukan mereka itu. Marilah kita simak dialog Ilahiah berikut ini
Kepada kalangan Ahli Ilmu Allah berfirman” Wahai hamba Ku, apa yang kalian lakukan dengan nikmat Ilmu yang telah aku anugrahkan kepada kalian?”
Maka mereka menjawab “Dengan ilmu dari-Mu ini, kami telah ajarkan kepada manusia siang maupun malam, sehingga mereka tercerahkan karena mendapatkan hidayah”
Allah menjawab dengan jawaban yang menggetarkan setiap dada “KADZABTA ! .. dusta engkau, sesungguhnya engkau lakukan semua itu agar engkau dikenal sebagai Ilmuwan, maka engkau telah mendapatkan gelar itu sekarang bagianmu adalah neraka Jahanam” lalu mereka pun dihela ke Jahanam oleh malaikat zabaniyah.
Kepada kelompok Ahli sedekah Allah berfirman, “Wahai hamba Ku, apa yang kalian lakukan dengan nikmat Harta yang telah aku anugrahkan kepada kalian?”
Maka mereka menjawab “Dengan kepada manusia yang membutuhkan seharian, sehingga mereka terangkat harkat martabatnya’”
Allah menjawab dengan jawaban yang menelungkupkan ego dan ketakaburan “KADZABTA ! .. dusta engkau, sesungguhnya engkau lakukan semua itu agar engkau dikenal sebagai Dermawan, maka engkau telah mendapatkan gelar itu sekarang bagianmu adalah neraka Jahanam” lalu kelompok Ahli Sedekah ini pun digiring ke Jahanam oleh malaikat zabaniyah.
Kepada para Pembaca Alquran Allah berfirman “Wahai hamba Ku, apa yang kalian lakukan dengan nikmat Alquran yang telah aku anugrahkan kepada kalian?”
Maka mereka menjawab “Dengan Alquran suci-Mu ini, kami telah ajarkan kepada manusia siang maupun malam, sehingga mereka tercerahkan, melek kitab suci dan karena mendapatkan hidayah”
Allah menjawab dengan jawaban yang menggetarkan setiap dada “KADZABTA ! .. dusta engkau, sesungguhnya engkau lakukan semua itu agar engkau dikenal sebagai Qori-qoriah, maka engkau telah mendapatkan gelar itu sekarang bagianmu adalah neraka Jahanam” lalu mereka pun dihela ke Jahanam oleh malaikat zabaniyah.
Kepada para Hero Allah menyapa “
” Wahai hamba Ku, apa yang kalian lakukan dengan jasad yang telah aku anugrahkan kepada kalian?”
Maka mereka menjawab “Dengan tubuh dari-Mu ini, kami telah berjihad menghadapi musuh-musuh agama hingga kami mati dalam jihad tersebut.”
Allah menjawab dengan jawaban yang memilukan hati
“KADZABTA ! .. dusta engkau, sesungguhnya engkau lakukan semua itu agar engkau dikenal sebagai pahlawan, maka engkau telah mendapatkan gelar itu sekarang bagianmu adalah bagian neraka Jahanam” lalu mereka pun dihela ke Jahanam oleh malaikat zabaniyah.
Hadits ini saya tulis bersesuaian secara ma’nawiyah saja, ia memang tidak mirip redaksi sebenarnya, yang terpenting adalah inti ajarannya mengajak kita kita selalu menjaga Iman, Ilmu dan Amal tetap Kholish (Bersih), lalu menjadikan hobi, gift, talent, karya kreatif kita untuk turut beramal dalam kerja besar mendidik manusia menuju Tauhid, Takwa dan Akhlak Mulia sebagimana kehendak Beliau Ta’ala.
Terlampau murah seandainya hidup ini, hanya kita diabdikan untuk sejenis profesi atau seni mendongeng saja,dan terlalu rendah pula apabila hidup kita hanya ini apabila kita pasrahkan untuk membesarkan secuil tanah dari bumi ini.
SELURUH MANUSIA PASTI AKAN RUGI,
KECUALI ORANG-ORANG YANG BERIMAN
SELURUH ORANG YANG BERIMAN PASTI AKAN RUGI,
KECUALI ORANG YANG BERILMU
SELURUH ORANG YANG BERILMU PASTI AKAN RUGI
KECUALI ORANG-ORANG YANG MENGAMALKAN ILMUNYA
SELURUH ORANG YANG BERAMAL AKAN RUGI
KECUALI ORANG-ORANG YANG IKHLAS
untuk mereka yang ikhlas inilah, pasti merasakan kepuasan setelah berbuat (Radhiyah), apalagi setelah mereka mengetahui Allah mernerimanya (Mardhiyah). lalu mereka akan akan disapa “Masuklah sebagi hamba-hamba-Ku dan Masuklah dalam Surgaku”(fadkhuli fii ‘ibadiy, wadkhuli jannatiy) inilah kepuasan sebenarnya.
Saya jadi teringat lagu MON HAYATI dari Raflie penyanyi legendaris Aceh
SUMUR KEHIDUPAN
Dalam Surga Ada Sumur kehidupan
Tempat bersuci Adam & Hawa
Siapa dapat meminum air sumur hayati
akan terbuka pintu surga baginya
Didepan pintu surga mengalir 8 sungai
Yang mengalir indah tak tertara
Batupun terhampar dari intan
didalam Sungai ramai bidadari berkawan-kawan
Mereka semua sama mudanya
Keluar dengan membawa kipas satu seorang
menunggu suami pulang dari perang sabil
Berpegangan tangan bawa ke dalam
Diletakkan diatas kursi
serta diucapkan kalimat subhanallah
Karena telah sampai janji
Diterjemahkan oleh Teman sekelasku Mernaliesa Moris Hasbi di Tapak Tuan
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh





Mohon doa restu, Insyaallah kami akan menyapa dan “share” dengan orang tua dan anak-anak kurban gempa di Padang, pariaman, Bukit Tinggi serta Painan.


Alhamdulillah, telah kami terbitkan VCD Tutorial “Story Telling For Beginers”. Berisi saran-saran bercerita dengan Baik dan Kreatif, seperti: tips Membuka Cerita, Tips Menutup Cerita, Teknik Super Cepat mencipta dan cara mengatasi Demam Panggung saat Bercerita.