Berbagi Cerita di Festival Bercerita KPBA X 2012

Jakarta – Setiap orang tentu merasa senang apabila bisa menceritakan sebuah kejadian kepada orang lain dan mendapat respon dari orang yang mendengarkan ceritanya. Bercerita adalah sebuah cara paling tua untuk menyampaikan kejadian dan bisa diketahui oleh orang banyak. Bercerita juga bisa sebagai pengantar tidur untuk anak-anak.

Namun dengan seiring kemajuan jaman saat ini yang telah mencapai titik melebihi kecepatan manusia berpikir, bercerita menjadi sebuah hal yang jarang dilakukan apalagi bercerita mengenai cerita rakyat yang dahulu menjadi cerita legenda. Tapi jangan terlalu pesimis terlebih dulu mengenai ketertinggalan maupun ketiadaan orang-orang yang mau bercerita tentang cerita rakyat saat ini. KPBA (Kelompok Pencinta Bacaan Anak) adalah salah satu yang masih berkonsentrasi untuk tetap mengajarkan cara bercerita sebagai salah satu penyampaian pesan. Tahun ini KPBA berusia 25 tahun, dan sedang mengadakan Festival Bercerita KPBA X 2012 di Bentara budaya Jakarta. Acara dua tahunan ini dibuka Kamis (12/7) oleh DR. Murti Bunanta, SS, MA pendiri dan ketua KPBA serta ketua INNABY.

Festival Bercerita  yang telah memasuki penyelenggaran ke-10 tahun ini bukanlah sebuah festival yang diselenggarakan begitu saja. Namun festival bercerita adalah sebuah perjuangan bagaimana para pemerhati dunia pendidikan anak masih mau meluangkan waktu dan tenaganya untuk tetap berbagi peran membacakan cerita rakyat dari seluruh nusantara bahkan dunia untuk bisa disampaikan kepada anak-anak (bahkan orang tua). Hal ini penting dilakukan karena pada dasarnya setiap cerita rakyat mengandung berbagai macam pesan yang sangat penting dan masih relevan untuk didengarkan maupun diceritakan di jaman apapun.

Pada kesempatan sesi siang, hadir Bapak Hashim Djojohadikusumo seorang CEO di beberapa perusahaan, serta pembina dan ketua Yayasan Arsari Djojohadikusumo sebagai mitra KPBA membawakan cerita rakyat  di depan anak-anak yang hadir di ruang auditorium utama Bentara Budaya Jakarta. Setelah itu disusul oleh Abiprayadi Riyanto Direktur PT. Mandiri Manajemen Investasi yang membawakan cerita rakyat Jawa berjudul Senggrutu. Anak-anak terlihat serius mendengarkan kalimat demi kalimat yang disampaikan dalam cerita tersebut. Selain dua orang CEO tersebut, masih ada tiga orang CEO lagi dari berbagai macam perusahaan yang akan berbagi ceritanya.

Tema  Festival Bercerita X tahun ini adalah “Cerita Rakyat Nusantara dan Cerita Rakyat Asia“. Jadi selain cerita rakyat (dongeng) dari nusantara akan dibawakan juga cerita rakyat dari Asia, yang kali ini diwakili oleh 14 negara di antaranya: Korea, Jepang, Cina, Malaysia, Thailand, Singapura, India, Iran, Myanmar, Mongolia, Kamboja, dan Laos.

Sementara itu para pendongeng yang berpartisipasi ada Anne Pellowski (USA) , DR. Wajupa Tossa (Thailand), DR. Prasong Saihong (Thailand), Ng Kok Keong (Malaysia), Abdul Manaf (Singapura), Golnaz Dadlouei (Iran), Maryam Mahdavi (Iran), serta dua delegasi peninjau, Masoomeh Abdollahi (Iran) dan Kim Namil (Korea). Sedangkan dari Indonesia sendiri ada beberapa pendongeng yang sudah dikenal oleh masyarakat di antaranya Kak Bimo dari Jogja, pendongeng cilik dari Surabaya, Jasmine Wirawan, dan dari KPBA sendiri menghadirkan Pak Raden dan GM Sudarta selain 15 pendongeng lainnya.

Festival Bercerita X tahun ini berlangsung dari tanggal 12-15 Juli 2012 dengan dibagi dua sesi setiap harinya jam 09.00-12.00 (sesi pagi) dan 14.00-16.30 ( sesi siang). Selama empat hari penuh akan dipersembahkan 65 pementasan yang terdiri dari 21 pementasan kelompok anak-anak, 39 pementasan pendongeng lima dewasa dan lima orang CEO dari berbagai perusahaan mitra KPBA yang menjadi mitra penyelenggara Festival Bercerita X 2012, di antaranya Bentara Budaya Jakarta, Yayasan Murti Bunanta, Yayasan Wadah Titian Harapan, Yayasan Arsari Djojohadikusumo, PT Mandiri Manajemen Investasi, PT Mandiri Sekuritas, dan Telkomsel.

Dalam rilisnya, DR. Murti Bunanta menjelaskan, “Tujuan KPBA mengadakan secara rutin festival bercerita dengan fokus cerita rakyat adalah untuk menunjukkan bahwa cerita rakyat sebagai bagian kebudayaan Indonesia bukanlah cerita yang tidak menarik maupun ketinggalan jaman. Selama 20 tahun Festival Bercerita selalu disambut dengan antusias dari generasi ke generasi. Cerita rakyat ternyata dapat tetap hidup dan tetap lestari melalui perhatian kita bersama.“

Hari pertama Festival Bercerita X ditutup oleh penampilan spesial dari Boneka Gantung yang dibawa langsung dari Singkawang yang merupakan satu satunya pementas boneka marionet di Asia. Boneka Gantung ini dimainkan oleh para orang tua yang sudah lanjut usia, dan biasanya mementaskan cerita rakyat Cina dengan durasi tiga hari tiga malam. Sungguh sebuah festival yang berbeda dan sarat akan berbagai macam pesan yang mungkin selama ini terlewatkan, karena tidak lagi mendengar cerita-cerita rakyat yang sarat akan pesan. Tidak saja anak-anak yang menyukai pementasan di Festival Bercerita ini, namun para orangtua pun dapat menikmatinya. Festival yang akan berlangsung sampai tanggal 15 Juli ini bisa menjadi tujuan untuk berkunjung di akhir pekan.

(portal Indonesia kreatif)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s