PUISI DI HADAPAN ERDOGAN

“Suara kami telah serak.

Ya Allah, jangan biarkan menara kami tanpa suara adzan. 

Panggilkanlah lebah untuk membuatkan kami madu. 

Atau setidaklah berilah kami sarangnya.

Menara-menara kami sudah kehilangan cahaya. 

Jangan biarkan langit juga tanpa bintang.

Jangan biarkan negeri Islam kami tanpa orang Muslim. 

Berilah kami kekuatan. 

Jangan biarkan medan jihad tanpa orang-orang kami yang tangguh.

Jangan sampai barisan pasukan kami tanpa pemimpin hebat. 

Supaya kami tahu bagaimana menghentikan musuh. Jangan biarkan kami tanpa semangat.

Jangan sampai kumpulan yang tinggal satu-satunya ini juga tercerai-berai. 

Karena itu berilah mereka pemimpinnya.

Jangan biarkan kami tanpa cinta, air, udara, dan negeri. Jangan biarkan negeri Islam kami tanpa orang Muslim.”

image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s